Institut Teknologi Sepuluh Nopember https://www.its.ac.id Thu, 22 Feb 2018 08:39:43 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8 Asah Mahasiswa Dua Negara Menjadi Pemimpin Andal https://www.its.ac.id/asah-mahasiswa-dua-negara-menjadi-pemimpin-andal/ https://www.its.ac.id/asah-mahasiswa-dua-negara-menjadi-pemimpin-andal/#respond Thu, 22 Feb 2018 02:33:30 +0000 https://www.its.ac.id/?p=5756 Para peserta GLC bersama para pimpinan Direktorat Hubungan Internasional ITS Kampus ITS, ITS News-Dua perguruan tinggi ternama dari dua negara berbeda sedang mempersiapkan kader-kader pemimpin yang berdaya saing global. Melalui kegiatan Global Leadership Camp yang diadakan oleh Direktorat Hubungan Internasional Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, 20 mahasiswa ITS dan 20 mahasiswa Kumamoto University (KU), Jepang akan […]

The post Asah Mahasiswa Dua Negara Menjadi Pemimpin Andal appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>

Para peserta GLC bersama para pimpinan Direktorat Hubungan Internasional ITS

Kampus ITS, ITS News-Dua perguruan tinggi ternama dari dua negara berbeda sedang mempersiapkan kader-kader pemimpin yang berdaya saing global. Melalui kegiatan Global Leadership Camp yang diadakan oleh Direktorat Hubungan Internasional Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, 20 mahasiswa ITS dan 20 mahasiswa Kumamoto University (KU), Jepang akan ditempa kepemimpinannya di Surabaya hingga 3 Maret mendatang. Program ini pun resmi dibuka oleh Wakil Rektor IV ITS Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc di gedung Rektorat ITS, Selasa (20/2).

Camp kepemimpinan yang diadakan ini bukan sekedar pelatihan biasa. Pasalnya, alih-alih hanya sekedar berada di ruangan dan menerima materi, selama dua minggu di Kota Pahlawan para peserta akan diberikan ruang seluas-luasnya untuk diuji inisiatif dan kepemimpinannya melalui program yang dinamis.

Para peserta akan diajak untuk berdiskusi dengan para pimpinan-pimpinan besar nasional dan internasional seperti Nario Yamaguchi (Senior Corporate Advisor Ajinomoto Co.Inc), HE Masaki Tani (Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya), dan Imran Ibnu Fajar (Ketua Gerakan Melukis Harapan). Kemudian 40 mahasiswa ini juga akan diajak mengunjungi Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya.

“Konsulat sudah menantikan pertemuan ini yang dianggap sebagai langkah yang sangat strategis untuk kebaikan hubungan Jepang-Indonesia ke depannya,” terang Dr Maria Anityasari, Direktur Hubungan Internasional ITS.

Selain dibekali ilmu dari pemimpin besar, para mahasiswa ini juga dituntut untuk dapat membantu menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di Surabaya. “Mungkin kita saat ini bisa hidup dengan nyaman, namun dengan langsung terjun ke masyarakat kita akan menjadi pribadi yang lebih bisa bersyukur,” tutur Maria dalam pemaparan materinya di hadapan peserta.

Proyek sosial tersebut, menurut Maria, nantinya akan dijalankan di 10 Broadband Learning Center (BLC) kelolaan Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinkominfo) Pemerintah Kota Surabaya. Kerjasama ini tidak hanya akan memberikan keuntungan bagi BLC, namun juga akan mengasah problem solving skillmahasiswa.

Hal ini turut diamini oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya, Ir Antiek Sugiharti MSi yang turut hadir dalam acara pembukaan GLC. “Manfaat dari program ini bukan hanya untuk mahasiswa, tapi juga untuk seluruh masyarakat Surabaya yang akan menggunakan BLC nantinya,” tutur Antiek.

Untuk memberikan dampak yang lebih besar kepada kota Surabaya, dalam program ini para peserta juga akan diajak mengunjungi sentra UKM serta belajar musik dan tarian tradisional di Balai Pemuda. Untuk itu, ITS bekerjasama dengan Kampung Tempe Tenggilis Kauman dan Kampung Kue Pendogo untuk memberikan pengalaman kepada peserta melihat proses produksi secara langsung. “Ini tentu menjadi pengalaman bagus bagi peserta untuk melihat model bisnis yang berbeda, yaitu semangat gotong royong,” ujar Maria.

Program yang sarat akan unsur internasionalisasi ini pun disambut dengan penuh antusias oleh mahasiswa dari Negeri Sakura ini. Pertemuan dua pihak mahasiswa dari negara yang memiliki kultur yang kental menjadi pemandangan yang menarik saat peserta saling bercerita satu sama lain. Program ini pun diharapkan mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin yang memiliki wawasan global.

“Untuk menjadi seorang pemimpin besar tidak bisa hanya berdasarkan teori belaka. Kita harus terjun langsung dalam proyek-proyek, dalam masalah-masalah yang ada,” tandas Maria mengingatkan. (miq)

The post Asah Mahasiswa Dua Negara Menjadi Pemimpin Andal appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
https://www.its.ac.id/asah-mahasiswa-dua-negara-menjadi-pemimpin-andal/feed/ 0
Peminat ke UPT Bahasa dan Budaya ITS Meningkat https://www.its.ac.id/peminat-ke-upt-bahasa-dan-budaya-meningkat/ https://www.its.ac.id/peminat-ke-upt-bahasa-dan-budaya-meningkat/#respond Wed, 21 Feb 2018 06:18:32 +0000 https://www.its.ac.id/?p=5727 Seiring dengan visi dan misi UPT Bahasa dan Budaya ITS untuk terus berkarya dan turut aktif berkontribusi secara nyata, program-program yang menyentuh aspek pendidikan terus dikembangkan. Terobosan-terobosan baru terus dilakukan agar civitas akademika ITS dan masyarakat luas berkenan mengenal, datang, dan akhirnya menambatkan hatinya untuk belajar di Unit tersebut. Ratna Rintaningrum, Ph.D selaku Ka UPT […]

The post Peminat ke UPT Bahasa dan Budaya ITS Meningkat appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>

Seiring dengan visi dan misi UPT Bahasa dan Budaya ITS untuk terus berkarya dan turut aktif berkontribusi secara nyata, program-program yang menyentuh aspek pendidikan terus dikembangkan. Terobosan-terobosan baru terus dilakukan agar civitas akademika ITS dan masyarakat luas berkenan mengenal, datang, dan akhirnya menambatkan hatinya untuk belajar di Unit tersebut.

Ratna Rintaningrum, Ph.D selaku Ka UPT Bahasa dan Budaya ITS, mengatakan bahwa pengembangan program bukan merupakan pekerjaan yang mudah. “Sesuai dengan mandatnya, UPT Bahasa dan Budaya harus memiliki kemampuan membaca tuntutan dan kebutuhan pasar yang berakhir pada penyediaan layanan”, ungkap Ratna.

Meski dengan segala keterbatasan yang ada, UPT Bahasa dan Budaya ITS terus berusaha untuk memberikana pelayanan yang optimal. “Dalam pengembangan pelayanan di UPT ini, kami berusaha melakukan banyak terobosan, kreativitas dan variasi kegiatan yang produktif”, imbuhnya.

Menurut Ratna, sentuhan pengembangan pendidikan mulai juga diarahkan pada pengembangan Key Partners yang dimiliki Unit tersebut. “Layanan tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, dosen, Perguruan-perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta, instansi Pemerintah, ataupun karyawan BUMN maupun perusahaan swasta”, ungkap Ratna.

Menariknya UPT tersebut mulai dilirik oleh siswa-siswa SMP sebagai destinasi belajar bahasa asing. “Sudah banyak SMU baik negeri maupun swasta yang tidak hanya terbatas pada wilayah Surabaya, tetapi sudah meluas ke area Jawa Timur mulai Madura, Tulunggung, Jombang, Jember, Banyuwangi dan kota lainnya yang memilih UPT Bahasa dan Budaya sebagai acuan belajar”, katanya.

Kesempatan dan respon baik ini nampaknya tidak disia-siakan oleh UPT Bahasa dan Budaya ITS yang dikomando oleh alumnus Australia ini. Dengan negosiasi yang win-win solution, SMP Lukmanul Hakim dan SMP Al Khairiyah Surabaya memilih unit yang di pimpinnya untuk memberikan layanan terbaiknya. “Sekolah-sekolah tersebut mengenal UPT Bahasa dan Budaya ITS dari koran dan media online. Setelah membaca berita tentang kegiatan-kegiatan dan layanan di unit tersebut, sekolah-sekolah tersebut melayangkan surat permohonan resmi untuk melakukan kunjungan langsung untuk melihat fasilitas UPT Bahasa dengan membawa siswa-siswinya”, ungkapnya.

Walaupun sekolah-sekolah tersebut memiliki mainstream pendidikan agama Islam yang kokoh, alhamdulillah mereka tetap memilih UPT Bahasa dan Budaya ITS. Mereka memilih datang ke sini untuk melihat keadaan dan fasilitas unit kami secara langsung.

Menurut Ratna, kunjungan sekolah-sekolah tersebut adalah sebuah investasi yang pada akhirnya akan memberikan income. Jadi kita tidak hanya sekadar investasi atau menanam saja, tetapi kita harus berpikir bagaimana mengolah investasi tersebut menjadi income. Ibarat tanaman, pupuknya harus berkualitas, karena menginginkan hasil yang berkualitas pula.

Sebagai contoh, sambutan yang sangat hangat diberikan UPT Bahasa dan Budaya kepada siswa-siswi Al Khairiyah ketika mengadakan kunjungan ke unit tersebut. Mereka juga disediakan food and baverage. Tidak tanggung-tanggung acara penyambutan diset dengan cara menampilkan para staf berpengalaman dari UPT Bahasa, Anies Badres, Azzam Bey, dan Matduri serta menghadirkan anak-anak didik unit tersebut, yaitu mahasiswa ITS yang sangat fluent berbahasa Inggris yang juga merupakan salah satu debaters dari ITS. Namanya Muhammad Adistya Azhar dari Jurusan Teknik Informatika. Mahasiswa tersebut pernah tinggal di Australia selama tujuh tahun.

Mahasiswa asing yang sedang study di ITS juga dihadirkan. Mereka adalah Sahr Fillie dari Sirrelion, Jurusan teknik Mesin dan Mohamed Abdelwareth dari Mesir, Jurusan teknik Elektro. Ternyata mereka mendapat sambutan yang sangat meriah. Para siswa bertanya ini itu dalam bahasa Inggris, karena situasi seperti itu jarang mereka dapatkan. Suasana tersebut merupakan kesempatan mereka untuk berbicara dan berdialog dalam bahasa Inggris dengan native speaker of English. “Mereka tidak harus pergi jauh-jauh ke luar negeri kalau hanya sekadar ingin melatih conversation-nya dalam Bahasa Inggris. UPT Bahasa ITS siap dan mampu menjembatani sekaligus memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat pendidikan di Indonesia, khususnya di Jawa Timur”, ungkap Ratna. (RR/ Humas ITS).

The post Peminat ke UPT Bahasa dan Budaya ITS Meningkat appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
https://www.its.ac.id/peminat-ke-upt-bahasa-dan-budaya-meningkat/feed/ 0
Direktori Akreditasi Departemen di ITS https://www.its.ac.id/direktori-akreditasi-departemen-di/ https://www.its.ac.id/direktori-akreditasi-departemen-di/#respond Tue, 20 Feb 2018 11:10:32 +0000 https://www.its.ac.id/?p=5718 Sebagai perguruan tinggi unggulan, ITS telah mengantongi akreditasi A secara institusi, yang berarti sangat baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sedangkan di tingkat departemen, hampir semua departemen telah terakreditasi. Daftar akreditasi departemen di ITS dari BAN-PT dapat diakses di sini.  Selain itu, sebanyak 12 departemen di ITS juga telah mendapatkan sertifikasi di level […]

The post Direktori Akreditasi Departemen di ITS appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
Sebagai perguruan tinggi unggulan, ITS telah mengantongi akreditasi A secara institusi, yang berarti sangat baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sedangkan di tingkat departemen, hampir semua departemen telah terakreditasi. Daftar akreditasi departemen di ITS dari BAN-PT dapat diakses di sini. 

Selain itu, sebanyak 12 departemen di ITS juga telah mendapatkan sertifikasi di level Asia Tenggara dari ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA). Kedua belas departemen tersebut adalah sebagai berikut:

1. Teknik Industri
2. Teknik Lingkungan
3. Statistika
4. Teknik Informatika
5. Teknik Sipil
6. Teknik Kimia
7. Teknik Elektro
8. Kimia
9. Fisika
10. Teknik Mesin
11. Teknik Perkapalan
12. Sistem Informasi

Adapun Departemen Teknik Industri, selain telah tersertifikasi AUN-QA, juga telah mengantongi sertifikasi tingkat internasional dari Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET).

The post Direktori Akreditasi Departemen di ITS appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
https://www.its.ac.id/direktori-akreditasi-departemen-di/feed/ 0
Brosur Seleksi Masuk ITS 2018 https://www.its.ac.id/brosur-seleksi-masuk-2018/ https://www.its.ac.id/brosur-seleksi-masuk-2018/#respond Tue, 20 Feb 2018 04:18:02 +0000 https://www.its.ac.id/?p=5702 The post Brosur Seleksi Masuk ITS 2018 appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>

The post Brosur Seleksi Masuk ITS 2018 appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
https://www.its.ac.id/brosur-seleksi-masuk-2018/feed/ 0
IE Games, Ajak Peserta Melek Industri Pertanian https://www.its.ac.id/ie-games-ajak-peserta-melek-industri-pertanian/ https://www.its.ac.id/ie-games-ajak-peserta-melek-industri-pertanian/#respond Wed, 14 Feb 2018 02:34:18 +0000 https://www.its.ac.id/?p=5632 Auditorium Sinarmas, ITS News- Mengangkat tema Sustainable Agro Industry for Global Food Security, Industrial Engineering (IE) Games menawarkan sesuatu yang baru. Ajang berlevel nasional yang dihelat Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (9/2), ini memiliki misi untuk menanamkan kesadaran dan semangat problem solving terhadap perkembangan industri pertanian. Vico Ilham Saputra, ketua […]

The post IE Games, Ajak Peserta Melek Industri Pertanian appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>

Peserta mempersiapkan simulasi produksi di PT Amerta Indah Otsuka

Auditorium Sinarmas, ITS News- Mengangkat tema Sustainable Agro Industry for Global Food Security, Industrial Engineering (IE) Games menawarkan sesuatu yang baru. Ajang berlevel nasional yang dihelat Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (9/2), ini memiliki misi untuk menanamkan kesadaran dan semangat problem solving terhadap perkembangan industri pertanian.

Vico Ilham Saputra, ketua pelaksana IE Games menjelaskan, sebagai negara agraris, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam industri pertanian. Saat ini berbagai isu pertanian juga sedang booming dalam masyarakat. “Sehingga kami memutuskan pertanian bisa menjadi topik yang menarik untuk IE Games kali ini,” jelasnya.

Mahasiswa yang akrab disapa Vico ini mengungkapkan, banyak tantangan yang butuh penyelesaian di bidang pertanian di Indonesia. Misalnya, efisiensi dalam industri pertanian yang butuh ditingkatkan. “IE Games bisa menjadi ajang tepat untuk menjaring pemikiran dan inovasi dalam bidang teknik industri,” jelasnya.

Vico juga mengungkapkan IE Games kali ini dikemas secara asik dan menyenangkan. Misalnya, adanya subacara seperti running lab, company visit, malam keakraban, dan banyak lagi yang lainnya.

Tak hanya itu, IE Games kali ini juga menggaet PT Petrokimia Gresik dan PT Amerta Indah Otsuka untuk agenda talkshow dan kunjungan perusahaan. Lewat kedua subacara tersebut, peserta IE Games mendapatkan materi tentang alur produksi dalam perusahaan sekaligus studi kasus. Nantinya, materi tersebut akan digunakan dalam tahap final.

Dalam tahap final, lima finalis akan menjalankan simulasi bisnis dengan menggunakan prinsip-prinsip teknik industri seperti perencanaan, manajemen, produksi, hingga distribusi. “Dewan juri pada final ini selain dari akademisi atau dosen, juga dari PT Petrokimia Gresik atau praktisi,” pungkas Vico. (rur/gol)

The post IE Games, Ajak Peserta Melek Industri Pertanian appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
https://www.its.ac.id/ie-games-ajak-peserta-melek-industri-pertanian/feed/ 0
Mobil Hemat Energi ITS Siap Harumkan Bangsa https://www.its.ac.id/mobil-hemat-energi-siap-harumkan-bangsa/ https://www.its.ac.id/mobil-hemat-energi-siap-harumkan-bangsa/#respond Tue, 13 Feb 2018 04:15:19 +0000 https://www.its.ac.id/?p=5605 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali bersiap bertarung di ajang internasional untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia. Melalui dua mobil hemat energy andalannya, yaitu Nogogeni V dan Sapuangin XI Evo 2 yang akan berlaga di ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia di Changi Exhibition Centre, Singapura pada tanggal 8-11 Maret 2018 mendatang. Secara resmi, Rektor […]

The post Mobil Hemat Energi ITS Siap Harumkan Bangsa appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>

Para driver mobil Nogogeni dan Sapuangin

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali bersiap bertarung di ajang internasional untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia. Melalui dua mobil hemat energy andalannya, yaitu Nogogeni V dan Sapuangin XI Evo 2 yang akan berlaga di ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia di Changi Exhibition Centre, Singapura pada tanggal 8-11 Maret 2018 mendatang.

Secara resmi, Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD pun melakukan peluncuran kedua tim mobil tersebut, Senin (12/2) di Gedung Rektorat ITS. Kedua mobil tersebut rencananya akan lebih dulu dikirimkan ke Singapura melalui jalur laut pada 15 Februari mendatang. Sedangkan anggota tim akan bertolak ke Singapura pada awal Maret mendatang.

Dihadiri oleh jajaran pimpinan ITS dan seluruh tim, Joni mengaku sangat optimis dapat membawa pulang gelar juara. “Melihat kegigihan kedua tim dan prestasi yang telah diukir baik di tingkat nasional maupun internasional, saya yakin hasilnya akan memuaskan,” tandasnya optimistis saat memberikan sambutan.

SEM Asia merupakan kompetisi mobil ramah lingkungan karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Asia yang digelar setiap tahunnya. Dalam kompetisi kali ini, ITS Team Sapuangin mengirimkan satu mobil di kelas Urban Gasoline kategori internal combustion engine (ICE), sedangkan Nogogeni ITS Team mengirim satu mobil di kelas Urban Electric kategori battery electric.

Menurut Faizal Ibrahim, salah satu anggota divisi Engine and Drivetrain Tim Sapuangin, dalam proses pengerjaan mobil ini, tim sempat mengalami beberapa kesulitan. Salah satunya, saat tim Sapuangin harus memutar otak untuk merakit kembali mesinnya. “Kami menggunakan mesin seperti saat KMHE (Kontes Mobil Hemat Energi, red) 2017 yakni engine beat pada kategori mobil hybrid. Namun sayang kalau dilepas, jadi kami rakit ulang dengan memanfaatkan mesin-mesin bekas kondisi bagus,” jelasnya mahasiswa Departemen Teknik Mesin angkatan 2014 ini.

Sementara itu, Muhammad Adietya selaku General Manager Nogogeni mengatakan bahwa seluruh timnya harus bekerja lebih keras karena adanya perubahan pada desain body. “Kali ini desain body Nogogeni berbentuk seperti setetes air dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi. Untuk mewujudkannya, kami juga bekerjasama dengan departemen Desain Produk Industri,” ungkap mahasiswa departemen Mesin Industri angkatan 2015.

Tidak hanya itu, kedua tim menyatakan telah mencapai target yang diinginkan dalam ujicoba yang dilakukan menjelang lomba kali ini. Untuk tim Sapuangin yang di bawah bimbingan Ir Witantyo MEngSc, pencapaiannya telah melewati rekor yang dicapai saat menjadi juara KMHE 2017, yaitu 405 km per liter dan mendekati rekor dunia 500 km per liter. Sedangkan mobil tim Nogogeni yang bakal berlaga di kelas urban electric sudah mampu mencapai kecepatan mendekati angka 33 km per jam.

Tahun ini, ITS membawa misi berat untuk bisa menyabet gelar juara, terutama ITS Team Sapuangin yang ingin meraih kembali gelar juara yang tahun lalu sempat lepas. Dengan persiapan yang matang mulai dari desain mobil, test drive dan kemajuan-kemajuan lainnya, Sapuangin percaya mampu mencapai target 500 km per liter pada ajang kali ini. Begitu pula dengan Tim Nogogeni yang di bawah bimbingan Dedy Zulhidayat Noor ST MT PhD, juga ingin meraih gelar juara di kelasnya dalam kompetisi ini. Tidak hanya meraih gelar juara, kedua tim ini bercita-cita untuk bisa lolos juga sampai ajang Drivers’ World Championship (DWC) di London, tahun ini. (ifa)

Rektor ITS bersama kedua driver mobil Nogogeni dan Sapuangin.

The post Mobil Hemat Energi ITS Siap Harumkan Bangsa appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
https://www.its.ac.id/mobil-hemat-energi-siap-harumkan-bangsa/feed/ 0
Historical Track, Mengenal Lebih Dekat Sejarah Surabaya https://www.its.ac.id/historical-track-mengenal-lebih-dekat-sejarah-surabaya/ https://www.its.ac.id/historical-track-mengenal-lebih-dekat-sejarah-surabaya/#respond Sat, 03 Feb 2018 13:19:08 +0000 https://www.its.ac.id/?p=5317   Hari keempat gelaran CommTech Camp Insight 2018, Sabtu (27/01), 72 mahasiswa asing dibekali pengetahuan tentang sejarah Kota Surabaya. Pengenalan kota pahlawan ini dikemas dalam historical track ke tiga tempat bersejarah, yakni Tugu Pahlawan, House of Sampoerna, dan Bank De Javasche. Tempat yang pertama kali dikunjungi yaitu Tugu Pahlawan kemudian House of Sampoerna dan terakhir […]

The post Historical Track, Mengenal Lebih Dekat Sejarah Surabaya appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
 

Foto bersama peserta CommTEch di Tugu Pahlawan

Hari keempat gelaran CommTech Camp Insight 2018, Sabtu (27/01), 72 mahasiswa asing dibekali pengetahuan tentang sejarah Kota Surabaya. Pengenalan kota pahlawan ini dikemas dalam historical track ke tiga tempat bersejarah, yakni Tugu Pahlawan, House of Sampoerna, dan Bank De Javasche.

Tempat yang pertama kali dikunjungi yaitu Tugu Pahlawan kemudian House of Sampoerna dan terakhir ke Bank De Javasche. Pada historical track ini para peserta CommTech dibagi menjadi dua kelompok dengan masing-masing seorang pemandu wisata. Pengenalan akan tokoh sejarah seperti Soekarno, Ario Soerjo, Bung Tomo, para tentara  BKR (Badan Keamanan Rakyat) hingga peristiwa penting lainnya mewarnai perjalanan historical track peserta di Tugu Pahlawan.

Lanjut ke tempat kedua, House of Sampoerna, lokasi sejarah pabrik rokok pertama di Surabaya. Pada lokasi ini para peserta dimanjakan dengan aroma cengkeh dan tembakau. Selain menikmati cerita sejarah pabrik rokok, peserta juga menjadikan tempat ini sebagai tempat berfoto dan juga membeli cendramata. Sementara di Bank De Javasche, peserta belajar mengenai sejarah uang, mesin bang serta arsitektur bagnunan bank di Surabaya pada zaman penjajahan Belanda.

Tripitra Wira, ketua pelaksana CommTech 2018 mengatakan ada tiga hal tujuan dari historical track, yaitu pertama mengenalkan pahlawan Indonesia, industri dan juga mata uang Indonesia kepada peserta. “Pada setiap tempat yang dikunjungi hendaknya memberi  motivasi pada peserta khususnya semangat pahlawan, keanekaragaman dan perjuangan,” tutur pria yang akrab disapa Pitra tersebut.

Selain itu, sambung Pitra, agenda ini juga bertujuan mengenalkan Indonesia pada masa penjajahan serta perjuangan bangsa Indonesia hingga bisa merdeka. “Harapannya motivasi dan cerita perjuangan yang didapatkan bisa menjadi nilai pribadi untuk ditanam pada masing-masing diri peserta,”jelasnya.

Paul, salah satu mahasiswa asing berasal dari Korea Selatan mengaku senang mengikuti historical track karena bisa belajar langsung tentang sejarah Surabaya. “Berkunjung ke Tugu Pahlawan membuka pikiran saya tentang sejarah dari Surabaya. Tempat ini sangat bernilai dan harus dijaga dengan baik, karena menurut saya disinilah ini kota Surabaya,” terangnya. (rio/jel)

The post Historical Track, Mengenal Lebih Dekat Sejarah Surabaya appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
https://www.its.ac.id/historical-track-mengenal-lebih-dekat-sejarah-surabaya/feed/ 0
IAC Fasilitasi Warga Surabaya Saksikan Gerhana Bulan https://www.its.ac.id/iac-fasilitasi-warga-surabaya-saksikan-gerhana-bulan/ https://www.its.ac.id/iac-fasilitasi-warga-surabaya-saksikan-gerhana-bulan/#respond Fri, 02 Feb 2018 08:28:16 +0000 https://www.its.ac.id/?p=5363   Institut Teknologi Sepuluh Nopember Astronomy Club (IAC) berkolaborasi dengan Surabaya Astronomy Club (SAC) memfasilitasi warga Surabaya agar dapat menyaksikan gerhana bulan super blue blood moon di taman Surabaya, Rabu (31/1/2018) malam. Warga Surabaya berbondong-bondong mengantre untuk dapat melihat gerhana bulan melalui teleskop yang disediakan. Gerhana menampilkan tiga keunikan yaitu supermoon, bloodmoon dan bluemoon. Gerhana […]

The post IAC Fasilitasi Warga Surabaya Saksikan Gerhana Bulan appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
 

Pengunjung menikmati gerhana bulan dengan teleskop yang disediakan oleh IAC

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Astronomy Club (IAC) berkolaborasi dengan Surabaya Astronomy Club (SAC) memfasilitasi warga Surabaya agar dapat menyaksikan gerhana bulan super blue blood moon di taman Surabaya, Rabu (31/1/2018) malam. Warga Surabaya berbondong-bondong mengantre untuk dapat melihat gerhana bulan melalui teleskop yang disediakan.

Gerhana menampilkan tiga keunikan yaitu supermoon, bloodmoon dan bluemoon. Gerhana itu berhasil menarik antusias ratusan pengunjung. Melihat antusias warga Surabaya, IAC dan SAC menyediakan teleskop dan kamera.

“Teleskop yang disediakan sebanyak sembilan buah yang terdiri dari berbagai spesifikasi. Terdapat pula kamera yang dioperasikan untuk mengabadikan momen melalui teleskop,” ujar M Arifur Rahman, Ketua IAC.

Arifur dan para pegiat astronomi juga memberikan penjelasan terkait gerhana bulan kepada pengunjung.  “Kami menjelaskan secara ringkas bagaimana peristiwa gerhana bulan terjadi serta perhitungan hisabnya,” tutur mahasiswa Departemen Teknik Instrumentasi tersebut.

Gerhana Bulan Total

Setiap ada momen gerhana bulan maupun gerhana matahari, IAC biasa melakukan pengamatan di dalam maupun di luar kampus. “Dua tahun lalu, kami juga melakukan pengamatan gerhana matahari total di taman Surabaya. Dan, kami juga memberikan fasilitas kepada warga seperti saat ini,” jelas mahasiswa angkatan 2015.

Ketika ditanya terkait pemilihan tempat, pria yang mencintai dunia sains itu mengaku memilih taman Surabaya, pasalnya taman ini dekat dengan pantai dan strategis. “Di daerah ini tidak ada gedung pencakar langit dan posisi tepat memandang 30 derajat ketika bulan terbit,” jelas Arifur.

Kedepannya, Arifur mengatakan tim IAC akan menambahkan fasilitas yang diberikan pada saat pengamatan. Ia bersama tim IAC juga akan mengadakan seminar akbar setiap tahunnya guna memberikan wawasan terkait ilmu astronomi.

“Insyaa Allah tahun ini akan diadakan seminar, jadi tidak hanya gerhana saja yang dapat dipahami masyarakat umum, tetapi juga kejadian menakjubkan lainnya,”pungkasnya

Rizky Prameisela, salah satu pengunjung memilih mengabadikan momen gerhana melalui teleskop yang disediakan oleh tim IAC. “Saya memilih melihat gerhana disini karena sudah tau ada teleskop yang tersedia untuk umum,” jelas remaja 19 tahun tersebut.

Tak hanya Rizky, pengunjung lainnya juga antusias menyaksikan gerhana 150 tahun sekali tersebut melalui teleskop yang disediakan. “Anak-anak di sini sampai rela mengantri berulang kali demi bisa melihat bulan melaui teleskop yang disediakan,” tutup Arifur bersemangat(mir/jel)

The post IAC Fasilitasi Warga Surabaya Saksikan Gerhana Bulan appeared first on Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

]]>
https://www.its.ac.id/iac-fasilitasi-warga-surabaya-saksikan-gerhana-bulan/feed/ 0