WAEJUC Buka Kesempatan Pendanaan Riset Kolaboratif antara Jawa Timur dan Australia Barat
Western Australia–East Java University Consortium (WAEJUC) kembali membuka kesempatan pendanaan riset dan kerja sama internasional melalui program WAEJUC Joint Research 2025. Program ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi akademik serta mendorong lahirnya penelitian inovatif dan lintas disiplin antara institusi pendidikan tinggi di Jawa Timur dan Australia Barat.
WAEJUC Joint Research 2025 dirancang dengan tujuan:
Program ini terbuka untuk berbagai bidang riset, antara lain:
Pendekatan lintas disiplin dan kolaborasi dengan industri atau komunitas sangat dianjurkan untuk memperluas dampak dan keberlanjutan hasil riset.
Setiap tim terpilih berhak mendapatkan pendanaan hingga AUD 25.000, dengan rincian maksimal AUD 5.000 (Rp50 juta) untuk setiap anggota tim. Proyek dirancang untuk berjalan selama 12 bulan, dan pendanaan akan disalurkan melalui unit riset masing-masing institusi.
Tim kolaborasi yang diusulkan harus melibatkan:
Setiap tim penerima hibah diharapkan menghasilkan:
Informasi lengkap mengenai program ini dapat diakses melalui:
Lampiran:
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengundang pengusul untuk mengikuti Call for
🎯 Batas Waktu Pengunggahan Proposal: Kamis, 5 Februari 2026, Pukul 16.00 WIB Sehubungan dengan berakhirnya batas waktu awal pendaftaran
💡 Kesempatan Pendanaan Riset Kolaboratif Internasional!📅 Batas Waktu: 31 Maret 2026, Pukul 17.00 WIB (UTC+7) 🚀 Tentang Programe-ASIA Joint
United Nations Development Programme (UNDP) membuka Call for Proposal untuk proyek “Kemitraan untuk Mencegah Pencemaran Plastik di Sungai”. Program