Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali membuka peluang bagi dosen dan peneliti yang memiliki minat dalam konservasi keanekaragaman hayati. The Mohamed bin Zayed Species Conservation Fund Grant kini menerima pengajuan proposal untuk mendapatkan pendanaan proyek konservasi spesies individu.
Program hibah yang didanai oleh The Mohamed bin Zayed Species Conservation Fund ini bertujuan untuk mendukung inisiatif konservasi spesies yang menghadapi ancaman kepunahan. Selain itu, program ini juga berupaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya spesies dalam perdebatan konservasi global, baik dari aspek ekologi, sosial, maupun ekonomi.
Berbeda dari program hibah lain yang sering kali memiliki batasan wilayah atau jenis spesies tertentu, hibah ini bersifat global dan terbuka untuk semua upaya konservasi spesies. Proposal yang diajukan dapat mencakup konservasi tumbuhan, hewan, maupun jamur, tanpa diskriminasi berdasarkan wilayah atau jenis spesies tertentu.
Bagi para peneliti dan akademisi yang memiliki proyek berbasis penelitian serta aksi nyata dalam konservasi spesies, program ini menjadi peluang besar untuk mendapatkan dukungan pendanaan.
Dengan peluang pendanaan ini, para dosen dan peneliti ITS dapat berkontribusi lebih jauh dalam upaya konservasi spesies yang terancam punah. Segera ajukan proposal Anda dan jadilah bagian dari perubahan nyata bagi kelestarian keanekaragaman hayati!
Lampiran:
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS akan menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kemajuan Susulan Riset Penugasan ITS
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember menyampaikan informasi penerimaan proposal Mahasiswa Berdampak: Program Aksara
Menindaklanjuti surat Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 996/DST/C3/DT.06.01/2026 tanggal 11 Agustus 2026 perihal Pemberitahuan Perpanjangan Batas Waktu
Menindaklanjuti surat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Nomor 230/DST/C/AL.04.02/2026 tanggal 11 Agustus 2026, bersama ini kami sampaikan informasi