Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mencatatkan langkah besar dalam dunia riset internasional dengan memperkuat kemitraan strategisnya bersama National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) untuk Tahun 2026. Melalui program Penelitian Kemitraan ini, ITS tidak hanya memperluas jangkauan penelitiannya, tetapi juga menciptakan peluang bagi para akademisi untuk berkolaborasi dalam inovasi teknologi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat global.
Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS, Fadlilatul Taufany, S.T., Ph.D., mengungkapkan bahwa kemitraan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat jejaring riset global ITS, serta mendorong inovasi berkelanjutan yang relevan dengan tantangan teknologi saat ini. “Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan teknologi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat global,” ujarnya.
Daftar nama di atas merupakan hasil rekomendasi yang akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor ITS. Dengan adanya program ini, ITS semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga riset yang berkomitmen pada inovasi dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan.
Lampiran:
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengundang pengusul untuk mengikuti Call for
🎯 Batas Waktu Pengunggahan Proposal: Kamis, 5 Februari 2026, Pukul 16.00 WIB Sehubungan dengan berakhirnya batas waktu awal pendaftaran
💡 Kesempatan Pendanaan Riset Kolaboratif Internasional!📅 Batas Waktu: 31 Maret 2026, Pukul 17.00 WIB (UTC+7) 🚀 Tentang Programe-ASIA Joint
Menindaklanjuti surat nomor 0198/C3/AL.04/2026 tanggal 30 Januari 2026 perihal Pemberitahuan Revisi Proposal dan RAB Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat