European Commission melalui program NGI Mobifree Consortium membuka kesempatan bagi para inovator digital untuk berkontribusi dalam pengembangan platform, aplikasi, dan kerangka kerja seluler yang gratis serta berbasis sumber terbuka (open source). Program ini bertujuan mendorong terciptanya ekosistem teknologi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebebasan pengguna.
Program ini memberikan peluang besar bagi para dosen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang memiliki kepakaran di bidang teknologi seluler untuk terlibat dalam inovasi digital yang berdampak global. Dengan mengikuti program ini, peserta dapat memperluas kolaborasi internasional, memperkuat portofolio riset, serta memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan internet terbuka.
NGI Mobifree Consortium berfokus pada proyek yang dapat memberikan kontribusi terobosan dalam mendukung internet terbuka. Semua hasil dari proyek yang didanai diwajibkan untuk:
Program ini mendorong pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, dengan harapan membangun infrastruktur digital yang lebih adil dan transparan.
Pendanaan ini dirancang untuk mempercepat pengembangan proyek dan mendukung upaya inovasi digital yang berdampak luas.
Seluruh proposal proyek harus dikirimkan paling lambat 1 Juni 2025. Peserta diharapkan mengajukan permohonan pengesahan dan melengkapi seluruh dokumen pendukung sebelum tenggat waktu.
Segera manfaatkan kesempatan ini untuk berkontribusi dalam menciptakan teknologi seluler yang bebas, terbuka, dan inovatif untuk masa depan internet yang lebih baik!
Lampiran:
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS menginformasikan kepada seluruh dosen dan peneliti ITS terkait pembukaan program Grant
Dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi kemajuan kegiatan Penelitian EQUITY Tahun 2026, kami menginformasikan bahwa para ketua kegiatan (daftar
Dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi laporan kemajuan kegiatan Penelitian Post Doctoral Batch 1 Tahun Anggaran 2025 Dana HETI,
Dalam rangka meningkatkan kapasitas akademik, jejaring internasional, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bersama ini kami sampaikan