Surabaya, 23 Januari 2025 – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menjalin kerja sama dengan Gauss Research Foundation melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Acara ini dilaksanakan di Ruang Rapat WR III/IV, Gedung Rektorat ITS, dengan dihadiri langsung oleh Prof. Leo Ligthart dari Gauss Research Foundation dan jajaran pimpinan ITS.
Kerja sama ini mencakup tiga bidang utama, yaitu pendidikan, penelitian, dan teknologi, yang bertujuan untuk memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Prof. Leo Ligthart, yang untuk pertama kalinya terlibat langsung dalam kolaborasi ini, menekankan bahwa program ini memiliki dampak global. “Program ini adalah langkah awal ilmiah yang sangat penting. Dunia membutuhkan dukungan satelit untuk navigasi, penentuan posisi, dan pengaturan waktu yang lebih akurat. Semua pemerintah di berbagai benua membutuhkan teknologi ini,” ungkapnya.
Wakil Rektor IV ITS, Prof. Agus Muhamad Hatta, Ph.D., melihat kerja sama ini sebagai peluang besar untuk memperluas kontribusi ITS dalam bidang pendidikan dan penelitian. “Ini adalah tantangan sekaligus peluang bagi ITS untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang berpartisipasi aktif dalam proyek ini. Selain itu, data yang dihasilkan dari program ini akan memberikan manfaat signifikan bagi universitas,” jelasnya.
Gauss Research Foundation dikenal dengan keunggulannya dalam teknologi navigasi, penentuan posisi, dan pengaturan waktu. Mereka mengundang para peneliti untuk bekerja sama dalam membuka jaringan internasional yang luas. ITS sendiri memiliki sistem navigasi canggih yang diakui oleh Gauss sebagai teknologi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
Kerja sama ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam pengelolaan big data, yang semakin penting di era teknologi saat ini. “ITS memiliki kekuatan teknologi yang perlu dioptimalkan, dan Gauss melihat potensi besar di dalamnya. Kolaborasi ini adalah kesempatan besar untuk membawa teknologi Indonesia ke panggung dunia,” tambah Prof. Ir. Gamantyo Hendrantoro, M.Eng., Ph.D., yang juga memiliki keahlian di bidang radio komunikasi.
Dengan ditandatanganinya MoU dan PKS ini, ITS dan Gauss Research Foundation membuka babak baru kolaborasi internasional yang diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi masyarakat global.
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS menginformasikan kepada para Ketua Peneliti penerima pendanaan Program Riset dan Inovasi
Menindaklanjuti surat Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 581/DST/C3/DT.05.00/2026 tanggal 9 Juni 2026 perihal Pengumuman Penerima Pendanaan Program
Dalam rangka penerbitan SK BKD Penelitian dan Abmas sesuai Surat Pemberitahuan Direktorat SDMO nomor 9/IT2.III/B/TU.00.02/VI/2026 tentang Jadwal Penilaian Kinerja
Berdasarkan surat dari HETI Nomor: 1960/IT2.XIX/B/TU.00.09/VI/2026, tentang Permohonan Pengumpulan Laporan Kemajuan Kegiatan Grant for Research, Innovation, and Entrepreneurship HETI