Direktur DRPM, Fadlilatul Taufany, S.T., Ph.D. (paling kiri), bersama BSI dan Korps TNI melakukan peresmian water station
Surabaya, 1 Agustus 2025 — Sebuah langkah nyata menuju masa depan yang lebih hijau dan sehat resmi diluncurkan di Lapangan Bogowonto, Surabaya. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Marinir TNI AL berkolaborasi menghadirkan Water Station, sebuah fasilitas air minum gratis yang ramah lingkungan. Inisiatif ini mencerminkan sinergi kuat antara akademisi, sektor keuangan, dan militer dalam membangun gaya hidup berkelanjutan berbasis teknologi tepat guna.
Water Station ini mengusung teknologi filtrasi air menggunakan metode Reverse Osmosis (RO), sistem otomasi sensor untuk efisiensi operasional, dan desain struktur yang memungkinkan pengembangan energi surya sebagai sumber listrik alternatif. Dengan tingkat penurunan TDS mencapai 90%—dari 1290 ppm menjadi 123 ppm—fasilitas ini telah memenuhi standar kualitas air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan.
“Teknologi tidak cukup berhenti di laboratorium,” ungkap Direktur DRPM ITS, Dr. Fadlilatul Taufany. “Water Station ini adalah contoh bagaimana inovasi bisa hadir di ruang publik, menjawab kebutuhan riil masyarakat, dan mengajarkan nilai empati serta tanggung jawab sosial bagi mahasiswa kami.”
Fasilitas ini diperkirakan digunakan oleh lebih dari 200 orang setiap harinya. Hasilnya, setidaknya 4.000 botol plastik dapat dihindari setiap bulan, dengan pengurangan emisi karbon mencapai 0,33 ton CO₂. Di saat yang sama, lebih dari 2.000 liter air minum bersih dapat diakses masyarakat secara cuma-cuma.
Inisiatif ini berkontribusi langsung terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
Mahasiswa ITS menerima beasiswa dari BSI sebagai bentuk dukungan terhadap peran aktif mereka dalam isu lingkungan dan keberlanjutan
Tidak hanya berhenti pada pembangunan fasilitas fisik, BSI juga memperkuat komitmennya melalui program BSI Scholarship—beasiswa pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa yang aktif di bidang lingkungan. Program ini bertujuan mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan ekologi.
Melalui beasiswa ini, BSI berharap muncul pemimpin masa depan yang mampu menciptakan solusi berkelanjutan di tengah masyarakat. Inisiatif ini menjadi pelengkap sempurna dari Water Station, karena menumbuhkan dampak jangka panjang dari sisi sumber daya manusia.
Peresmian Water Station Bogowonto ini adalah awal dari rencana besar yang akan diperluas ke lokasi-lokasi lain. ITS siap menjadi mitra strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi teknologi dan kolaborasi aktif lintas sektor. Dari ruang publik ini, semangat membangun Indonesia yang lebih sehat, tangguh, dan ramah lingkungan mulai digerakkan—tetes demi tetes.
Dalam rangka pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Laporan Kegiatan Penelitian Kemitraan WAEJUC 2025, University of Nottingham Malaysia (UNM) 2026, dan ITS-NTUST 2026, maka dengan ini kami mohon
Dalam rangka diseminasi Call for Proposal RIIM Kolaborasi Internasional – JSPS 2026 sekaligus menjaring masukan dari para pemangku kepentingan,
Dalam rangka memberikan pemahaman mengenai kebijakan, persyaratan, mekanisme, serta tata cara pengusulan proposal Program Riset Kemitraan Internasional (RKI) Tahun
Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS menginformasikan bahwa batas waktu penerimaan proposal Program Kosabangsa Tahun 2026 resmi