The United Nations Global Marketplace (UNGM) kembali membuka ICAT Transformational Change Grant Program, sebuah program hibah yang bertujuan untuk mendukung penelitian dan proyek yang memperkuat kerangka kerja transparansi dalam aksi iklim. Transparansi dalam kebijakan iklim menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, serta pelacakan progres terhadap komitmen nasional.
Hibah ini dirancang untuk membantu berbagai pemangku kepentingan, termasuk peneliti dan akademisi, dalam mengembangkan sistem pemantauan dan evaluasi yang lebih akurat dan efektif. Dengan adanya sistem yang transparan, berbagai kebijakan dan langkah-langkah mitigasi iklim dapat lebih terukur serta terintegrasi dengan pembangunan berkelanjutan.
Program ini mendukung penelitian yang berkontribusi dalam:
💰 Pendanaan hingga USD 40.000 per proyek📆 Durasi penelitian: 7 bulan
🌐 Portal Hibah: ICAT Climate Action Transparency📩 Kontak: teresas@unops.org📑 Pengesahan DRPM ITS: Klik di sini
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mendukung aksi iklim yang lebih transparan, terukur, dan berdampak! Segera ajukan proposal penelitian Anda dan jadilah bagian dari solusi global dalam menghadapi perubahan iklim.
Lampiran:
Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN membuka Call for Proposal untuk Programme Science & Impact 2026.
Menindaklanjuti surat Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0156/C3/AL.04/2026, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mendapatkan dukungan pendanaan
Menindaklanjuti Surat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 0006/C4/AL.04/2026 tanggal 7 Januari 2026, mengenai Mekanisme Pengembalian Sisa
Menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 0535/C/HM.00.03/2025 tanggal 31 Desember 2025 perihal Informasi Honorarium Peneliti, serta merujuk