Dalam upaya memperkuat tata kelola laut global berbasis data, Global Fishing Watch membuka Open Ocean Research Grant Program yang ditujukan bagi para peneliti di seluruh dunia. Program ini memberikan pendanaan untuk riset inovatif yang memanfaatkan data aktivitas manusia di laut, khususnya yang mendukung pengembangan teknologi serta perluasan pemanfaatan data Global Fishing Watch.
Program ini menjadi peluang strategis bagi sivitas akademika ITS untuk berkontribusi dalam penelitian global, khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
Terdapat tujuh fokus utama yang didanai dalam program ini:
Program ini menawarkan dua skema pendanaan:
Durasi proyek berkisar antara 12 hingga 24 bulan, dengan target pendanaan sekitar 10 proyek riset terpilih.
Pendaftaran terbuka bagi:
Batas akhir pengusulan proposal adalah 17 Juni 2025. Pengajuan dilakukan melalui tautan:🔗 https://forms.gle/w6eFEt7DcC2W2YHRA
Diharapkan sivitas akademika ITS dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendukung riset berdaya guna di bidang kelautan yang berkelanjutan dan berbasis data.
Lampiran:
Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN membuka Call for Proposal untuk Programme Science & Impact 2026.
United Nations Development Programme (UNDP) membuka Call for Proposal untuk proyek “Kemitraan untuk Mencegah Pencemaran Plastik di Sungai”. Program
 Menindaklanjuti surat Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0156/C3/AL.04/2026, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mendapatkan dukungan pendanaan
Sehubungan dengan proses penerimaan proposal Strategic Research Grant (SRG) Tahun 2026, Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS