DRPM

DIREKTORAT RISET DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
25 Maret 2026, 17:03

Call for Concept Notes William & Lily Foundation (WLF) Tahun 2026

Oleh : sunarto@its.ac.id | | Source : -

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan ekonomi lokal, William & Lily Foundation (WLF) membuka peluang pendanaan hibah tahun 2026. Program ini difokuskan pada wilayah Indonesia Timur, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan tujuan mendorong dampak nyata bagi masyarakat.

📌 Fokus program:
• Pengembangan Anak Usia Dini
• Literasi dan Numerasi Dasar
• Peluang Ekonomi Lokal

🧩 Strategi yang harus diakomodasi (minimal 2):
• Penguatan kapasitas penyedia layanan
• Dukungan forum/jaringan pemangku kepentingan
• Keterlibatan aktif pemerintah desa
• Advokasi kebijakan di tingkat daerah

🏛️ Kriteria pengusul:

  • Merupakan organisasi berbadan hukum resmi (Yayasan/Perkumpulan).
  • Memiliki pengalaman program pemberdayaan di kawasan timur Indonesia.
  • Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) organisasi.
  • Memiliki struktur organisasi yang jelas serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi (termasuk kepengurusan aktif).
  • Memiliki pengalaman mengelola dana hibah dari lembaga pemberi dana hibah lainnya dengan jumlah yang setara dengan jumlah anggaran yang diusulkan.
  • Memiliki standar operasional dan prosedur (SOP) internal pengelolaan dan pelaporan keuangan yang baik.
  • Memiliki nilai yang selaras dengan prinsip challenging gender norms dan promoting universal access.
  • Organisasi yang mengajukan dana hibah, harus sudah dan sedang bekerja di lokasi proyek yang diusulkan.

💰 Pendanaan:
Hingga Rp1.000.000.000 per proyek

⏳ Durasi:
12–18 bulan

⏰ Deadline:
31 Maret 2026 pukul 23.59 WIB

🔗 Informasi lebih lanjut:
https://wlf.or.id/grant-opportunities

📥 Link pengajuan:
• Anak Usia Dini: https://s.id/CNWLF-UsiaDini-2026
• Literasi & Numerasi: https://s.id/CNWLF-LitNum-2026
• Ekonomi Lokal: https://s.id/CNWLF-Ekonomi-2026

Mari manfaatkan peluang ini untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Lampiran :

Berita Terkait