PROGRAM STUDI SARJANA

Program Sarjana Desain Komunikasi Visual

Visi

Menjadi Program studi yang berkelas dunia, berkontribusi pada kemandirian bangsa, menjadi rujukan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dalam keilmuan desain komunikasi visual dalam menghadapi industri di masa mendatang.

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan Desain Komunikasi Visual berbasis kreatifitas dan teknologi yang berorientasi internasional;
  • Menghasilkan lulusan yang berwawasan desain dan mampu menghadapi problem dan tantangan industri desain di masa mendatang;
  • Berperan aktif dalam pengembangan keilmuan desain komunikasi visual melalui kegiatan penelitian nasional dan internasional;
  • Berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan problem yang dihadapi masyarakat,industri, pemerintahan pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan perkembangan bisnis, media dan teknologi melalui kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai oleh Departemen Desain Komunikasi Visual, Institut Teknologi Sepuluh Nopember adalah:

1. Bidang Pengajaran/Akademik

  • Menghasilkan lulusan yang berdaya saing
  • Menyelenggarakan program yang mampu mendorong ke arah reputasi internasional

2. Bidang Penelitian

  • Menghasilkan penelitian yang berdampak pada revenue generation à mendorong penelitian yang produknya layak jual
  • Menghasilkan paper yang dapat meningkatkan h-index

3. Bidang Pengabdian

  • Menerapkan IPTEK untuk meningkatkan perekonomian

4. Bidang Sarana dan Prasarana

  • Tersedianya  sarana dan prasarana

5. Bidang Sumber Daya Manusia

  • Tersedia SDM yang berkompeten untuk tri dharma

6. Bidang Organisasi dan Manajemen

  • Tersedianya OTK dan SOP yang komprehensif
  • Terlaksananya sistem manajemen mutu di level Jurusan

Capaian Pembelajaran Lulusan

a. Mampu membuat karya desain komunikasi visual tercetak dan digital yang memiliki nilai tambah dan estetika untuk mengatasi permasalahan identitas, komunikasi massa, dan kompetisi yang dihadapi oleh pemangku kepentingan dengan tidak menimbulkan keresahan masyarakat dan mengganggu kelestarian lingkungan.
b. Mampu melakukan riset dan eksplorasi ide untuk menetapkan tujuan, sasaran komunikasi, dan prototipe solusi desain komunikasi visual yang dapat mengatasi permasalahan identitas, komunikasi massa, dan kompetisi dengan
mempertimbangkan aspek etika, sejarah, budaya, konsekuensi sosial, pelestarian lingkungan, dan regulasi yang berlaku.
c. Mampu melakukan analisis terhadap tingkat efisiensi pemanfaatan material dan waktu dalam proses produksi setiap alternatif prototipe solusi desain komunikasi visual yang dipilih, tanpa mengubah esensi dan estetika desain dan dengan tetap melestarikan lingkungan;
d. Mampu mengkomunikasikan alternatif prototipe solusi desain komunikasi visual secara mandiri ataupun kelompok dalam bentuk verbal, grafis, tulisan, dan model yang komunikatif dengan teknik manual maupun digital berdasarkan pilihan kaidah komunikasi yang tetap.
e. Mampu merintis usaha mandiri di sektor komunikasi visual.

Profil Lulusan

1. Freelance Designer

Freelance Designer merupakan desainer yang bekerja tanpa ikatan perusahaan. Mereka bekerja mandiri sesuai dengan permintaan klien yang disesuaikan dengan jadwal masing-masing.

2. Desainer Grafis

Menjadi seorang yang professional dalam merancang grafis dari gabungan beberapa elemen desain (warna, ilustrasi, tipografi, dll) dengan menggunakan prinsip desain (keseimbangan, kesatuan, kesinambungan, dll). Dan menjadi seseorang yang dibutuhkan untuk proses branding suatu produk.

3. Biro Iklan / Advertising

Bergerak dalam bidang pembuatan iklan – iklan untuk mempromosikan suatu produk.

4. Creative Director

Dalam beberapa industri kreatif di era modern sekarang sangat membutuhkan konsep kreatif sebuah proyek. Sedangkan kemampuan desainer komunikasi visual,salah satunya memahami psikologis masyarakat sehingga apa yang dibuatnya bisa tepat sasaran dan menarik minat banyak orang. Selain itu, dia akan mampu memahami konteks tampilan visual yang tepat untuk diterapkan pada proyeknya.

5. Komikus

Saat ini, perkembangan industri komik di Indonesia cukup pesat. Menjadi seorang komikus adalah salah satu pilihan bagi kamu yang suka membaca dan menggambar karena merupakan perkembangan dari ilustrasi yang disusun menjadi sebuah cerita.

6. Animator

Animator bertugas membuat animasi yang merambah ke dunia film, iklan televisi hingga ke permainan konsol.

7. Storyboard Director

Storyboard Director bertugas mengawasi, mereview, dan merevisi storyboard yang dibuat. Mereka harus memastikan kualitas dan kesusaian visualisasi naskah.

8. Fotografer

Fotografer atau juru foto adalah orang-orang yang membuat gambar dengan cara menangkap cahaya dari subyek gambar dengan kamera maupun peralatan fotografi lainnya.

9. Game Developer

Dalam pembuatan game, mahasiswa Desain Komunikasi Visual dapat berperan dalam pembutan illustrasi digital, animasi, user interface, hingga programming dsb.

10. UI Designer

UI Designer memiliki tugas untuk mengatur dan mendesain interface baik web, smartphone app, ataupun software interface. mereka harus mengutamakan kemudahan dan kejelasan dari interface itu sendiri untuk memaksimalkan interaksi user.

11. Penerbitan dan Percetakan

Penerbitan dapat diartikan sebagai badan usaha pribadi atupun instansi yang menerbitakan barang cetakan atau bacaan berbagai jenis untuk kemudian dapat dipasarkan. Adapun percetakan adalah istilah yang sering juga didengar mendampingi istilah penerbitan. Dan pengertian dari percetakan sendiri adalah instansi yang mencetak karya pengarang dalam bentuk fisik setelah sebelumnya dinaik cetakkan oleh penerbit.

Departemen Sistem Informasi berada di bawah Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Sistem informasi memiliki visi menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan bidang sistem informasi, terutama pada penerapan dan aplikasi desain dan pengembangan sistem informasi, sistem pendukung keputusan dan intelijen bisnis. Mahasiswa Sistem Informasi disiapkan menjadi manusia yang terampil dalam merancang dan menganalisis kebutuhan sistem informasi untuk organisasi, merancang pengembangan proyek dalam konteks sistem informasi secara komprehensif menggabungkan aspek infrastruktur IT (teknologi informasi),  seperti hardware, sofware, jaringan, data, hirarki organisasi, proses dan prosedur, serta tak lupa sumber daya manusia dan budaya, dan kebijakan dan regulasi. Para mahasiswa juga disediakan dengan kemampuan keterampilan dasar dan kemajuan dalam penerapan dan pengembangan sofware, infrastruktur jaringan, pemeliharaan sistem manajemen informasi dari organisasi.

Lulusan S1 Departemen Sistem Informasi ini akan memberikan ilmu mengenai empat peran , yaitu pengembang sistem informasi (IS Developer), konsultan dan integrator sistem, spesialis database, dan akademisi sistem informasi. Selain itu, mahasiswa juga akan dibekali keterampilan dalam merancang dan menganalisis kebutuhan sistem informasi untuk organisasi, merancang pengembangan proyek dalam konteks sistem informasi secara komprehensif menggabungkan aspek infrastruktur IT (teknologi informasi), seperti hardware, sofware, jaringan, data, hirarki organisasi, proses dan prosedur, sumber daya manusia dan budaya, dan kebijakan dan regulasi.

Pelajari kurikulum Program Studi S1 Departemen Sistem Informasi disini

Mahasiswa S1 dibekali keterampilan dalam merancang dan menganalisis kebutuhan sistem informasi untuk organisasi, merancang pengembangan proyek dalam konteks sistem informasi secara komprehensif menggabungkan aspek infrastruktur IT (teknologi informasi), seperti hardware, sofware, jaringan, data, hirarki organisasi, proses dan prosedur, sumber daya manusia dan budaya, dan kebijakan dan regulasi.

Pelajari mata kuliah Departemen sistem informasi disini

Hits: 126