Tank War-V2 Efektif Atasi Kerusuhan

image
Memiliki dimensi 1,65 x 1,68 x 1,95 meter membuat Swepper Tank ini efektif dan efisien untuk mengirimkan bantuan darat secara diam-diam tanpa membuat keributan. Kendali jarak jauh menggunakan remote control membantu meminimalisir korban dalam pengiriman bantuan terssebut. Itulah salah satu karya yang diciptakan mahasiswa ITS, Bachtiar Duma'is Laksana.

Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ITS ini mengaku masih ingin mengembangkan tank ciptaannya tersebut. Menurutnya, untuk saat ini jangkauan kendalinya hanya sekitar 800-900 meter lantaran masih menggunakan sinyal radio. ''Jika ada biaya lebih, rencananya akan kami kembangkan menggunakan sinyal wifi sehingga jangkauannya menjadi jauh lebih luas, bisa sampai enam kilometer. Sekaligus lebih aman karena tidak mudah diretas," jelas Bachtiar.

Bachtiar juga pernah menawarkan War-V1 ini kepada pihak TNI. Pria berusia 23 tahun ini sempat memamerkannya ke Kodam VI/SLog Mulawarman, Balikpapan dan Batalyon Kavaleri 8/Tank-Narasinga Wiratama yang bermarkas di Pasuruan. "Padahal waktu itu masih berupa cetak biru dalam gambar computer-aided design (CAD), tapi tanggapan dari mereka positif," ujarnya.

Bachtiar optimis akan menjunjung nama almamater sekaligus daerah kelahirannya apabila proyek ini berhasil meledak di pasaran. "Saya memang hanya mahasiswa lintas jalur di ITS, namun kampus ini telah memberikan banyak pengetahuan kepada saya,'' tambahnya. Sedangkan Balikpapan, lanjutnya, adalah kota kelahirannya sehingga sudah menjadi kewajiban untuk turut membanggakan daerah itu. Ia menambahkan karya ini juga akan diikutsertakan dalam acara Balikpapan Fair pada Rabu (16/3) mendatang.

Konsep War-V2 Telah Siap

Berbeda dengan War-V1 yang dilengkapi dengan pelempar granat dan perlengkapan tempur canggih lainnya. War-V2 hanya bersenjatakan peluru karet dan gas air mata. Bukan untuk mengirim bantuan darat bagi TNI, namun untuk membantu tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Hal itu dikarenakan War-V1 memang didesain sebagai sweeper untuk mengirim bala bantuan saat terjadi perang. Sedangkan War-V2, meski tetap mengusung nama war yang artinya adalah perang, namun bukan ditujukan untuk perang. War-V2 didesain untuk mengatasi berbagai bentuk kerusuhan seperti ujuk rasa anarkis dan tawuran. "Konsep dan Desain untuk War-V2 telah siap, setelah merampungkan War-V1, dan bila ada biayanya, Insya Allah akan segera kami realisasikan," ungkap Bachtiar optimis. (qi/man)