Departemen Riset dan Teknologi (Ristek) Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) menggelar workshop Web Programming on Google Cloud Using Python di ,Sabtu (28/2). Kali ini, Oon Arfiandwi, seorang Chief Technology Officer of 7 Langit yang turun sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia mengatakan, pemrograman menggunakan bahasa Python ini lebih mudah dari bahasa pemrograman, seperti java, c++ dan lain sebagainya. "> Departemen Riset dan Teknologi (Ristek) Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) menggelar workshop Web Programming on Google Cloud Using Python di ,Sabtu (28/2). Kali ini, Oon Arfiandwi, seorang Chief Technology Officer of 7 Langit yang turun sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia mengatakan, pemrograman menggunakan bahasa Python ini lebih mudah dari bahasa pemrograman, seperti java, c++ dan lain sebagainya. " /> Departemen Riset dan Teknologi (Ristek) Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) menggelar workshop Web Programming on Google Cloud Using Python di ,Sabtu (28/2). Kali ini, Oon Arfiandwi, seorang Chief Technology Officer of 7 Langit yang turun sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia mengatakan, pemrograman menggunakan bahasa Python ini lebih mudah dari bahasa pemrograman, seperti java, c++ dan lain sebagainya. ">

Pemrograman Dengan Python Itu Lebih Mudah

image
Departemen Riset dan Teknologi (Ristek) Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) menggelar workshop Web Programming on Google Cloud Using Python di ,Sabtu (28/2). Kali ini, Oon Arfiandwi, seorang Chief Technology Officer of 7 Langit yang turun sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia mengatakan, pemrograman menggunakan bahasa Python ini lebih mudah dari bahasa pemrograman, seperti java, c++ dan lain sebagainya.

Dikatakan Oon, orang-orang yang terbiasa menggunaka pemrograman java akan cepat bisa dalam penggunaan bahasa python. "Di sini ada berbagai macam tipe data yang hampir sama dengan java, seperti type data list yang tidak jauh berbeda dengan array di java. Yang mana programmer java sangat mudah mempelajari ini," ujarnya.



Oon sendiri tak heran pula jika para peserta cepat menangkap materi pemrograman berbasis python ini. Hanya saja dalam pembuatan website berbasis python, disarankan untuk lebih menguasai lagi bahasa pemrograman. Selain itu, secara teknis diperlukan koneksi internet yang memadai dengan aplikasi bantuan yang telah disediakan, seperti Google Application Engine Launcher.

Sementara itu, Ketua Panitia, Adimas Eka Putra mengatakan, workshop kali ini merupakan ajang pelatihan keprofesian di Jurusan Sistem Informasi. Ia juga berharap agar peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang di dapat. Utamanya dalam hal  kompetisi.

"Harapannya peserta bisa berkarya dalam project pemrograman web di Google Cloud. Untuk selanjutnya, kita ingin peserta bisa berkarya dalam level kompetisi IT, baik PKM maupun gemastik," pungkas Adimas. Workshop kali ini bekerjasama dengan Google Student Ambassador (GSA) dan PT 7 Langit. (riz/guh)