Menuju WCU, Fisika Kejar AUN QA

image
Sejalan dengan tujuan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai World Class University, Fisika targetkan akreditasi Asean University Network Quality (AUN-QA). Kepala Departemen Fisika, Dr Yono Hadi Pramono M Eng turut menjelaskan berbagai proses panjang yang harus dilewati.

"Rencananya, Fisika mengajukan AUN QA sejak 2014, namun karena kendala internal sehingga baru bisa terlaksana di tahun 2017 ini," ungkap pria yang akrab disapa Yono tersebut.


Menurut Yono, semua persiapan disesuaikan dengan visi dan misi ITS. "Ada empat poin penting yang kami garis bawahi," ungkap alumni doktoral Osaka Prefecture University Japan tersebut. Poin tersebut antara lain bidang kemahasiswaan, administrasi dan sarana prasarana, sumber daya manusia, dan kerjasama yang telah dilakukan Fisika. 

Yono menjelaskan, penilaian bidang kemahasiswaan meliputi proses pembelajaran dan kurikulum. Untuk bidang administrasi dan sarana prasarana meliputi infrastruktur, keamanan, dan masih banyak lagi. "Kami melakukan penataan ulang perpustakaan dan pemasangan CCTV," paparnya bersemangat.

Kerjasama yang dilakukan oleh Fisika ITS juga telah terjalin dengan banyak negara. Diantaranya dengan Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan Jerman. "Kami melakukan pertukaran profesor dengan Kumamoto University Japan. Kami juga bekerjasama dengan Chulalongkorn University Thailand untuk penelitian bidang instrumen dan optik," ungkap Yono sembari mengingat-ingat.

Saat didatangi assesor (penilai, red) AUN QA, Yono mengungkapkan Departemen Fisika mendapat banyak pujian. "Staff kami dinilai memiliki etos kerja yang baik dan saling bahu-membahu. Taman asri dengan kolam dan gazebo kami pun turut mendapat pujian," ujar Yono tersenyum.

Dengan jumlah riset mencapai dua puluh judul pertahun, dan indeks sitasi mencapai lebih dari seribu di indeks Scopus, Yono optimis Fisika tak kalah dengan departemen lain di ITS.

"Setelah mendapat AUN-QA kami berharap bisa mendapat akreditasi ABET dengan perjuangan yang pastinya jauh lebih keras lagi," pungka Yono. (id/dza)