Mahasiswa ITS Raih Dua Penghargaan di Singapura

image
Sebanyak dua tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menunjukkan prestasinya dalam kompetisi perencanaan lingkungan tingkat Asia. Kedua tim tersebut berhasil memperoleh penghargaan bergengsi dalam Green Wave Environmental Care Competition 2017 di Singapura pada Jumat (18/3).

Green Wave Environmental Care Competition merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Sembcorp Marine bekerjasama dengan Shell dan British Petroleum. Para peserta beradu kreativitas, inovasi dan aplikasi praktis berkualitas tinggi, untuk mengatasi berbagai problem lingkungan. Mulai dari pelestarian air, manajemen limbah, hingga perlindungan ekosistem.

Pada tahun ini, dua tim mahasiswa ITS berhasil meraih gelar juara bergengsi. Tim pertama yang terdiri dari Norma Syahnasa Dian Islami, Ericza Damaranda Sugita dan Olga Putri Sholiha, berhasil meraih juara ketiga dan penghargaan Tertiary Level. Pengharagaan tersebut diraih setelah mereka mengajukan proyek ilmiah mengenai penghancuran dan pemrosesan limbah cangkang kerang.

Sedangkan tim kedua dengan proyek yang berjudul kapal pembersih air memperoleh gelar Merit Award. Penghargaan ini diraih Ryan Rachman, Efita Nona Gassani dan Stevanus Arie Nugroho setelah berhasil menarik perhatian dewan juri melalui presentasi.

Sebelum berangkat ke Singapura untuk presentasi babak final, Efita Nona Gassani menerangkan, ia harus mengirimkan proposal proyek kepada panitia. "Setelah proposal di terima, maka kami harus mengirimkan karya tulis ilmiah lengkap mengenai gagasan yang kami ajukan," tutur mahasiswi Departemen Transportasi Laut ini.

Meskipun melenggang ke babak final, nyatanya ia harus menyisihkan 80 karya tulis lainnya dari seluruh universitas di Asia di babak penyisihan. Beruntung, ia masuk ke dalam 13 tim yang lolos ke babak final untuk mempresentasikan idenya di depan dewan juri.

Efita, ketika ditemui ITS Online mengaku merasa senang karena berhasil meraih juara dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia. Pencapaian dua tim tersebut juga mengukuhkan posisi ITS sebagai juara bertahan selama dua tahun berturut-turut dalam sejarah kompetisi Green Wave Environmental Care Competition. (bal/mis)