Dunia Diserang Krisis Toilet

image
Saya tertarik dengan diskusi dan bahasan Global Citizen tentang keberadaan toilet di dunia. Dalam rubrik Water and Sanitation, saya dikejutkan dengan isu toilet yang turut mempengaruhi kemiskinan penduduk dunia. Lalu bagaimana hal ini bisa terjadi dan bagaimana penduduk dunia menyikapi toilet?

Air yang sehari hari kita gunakan untuk mandi, mencuci tangan, salat, menyiram tanaman, mencuci pakaian, memandikan peliharaan, ataupun keperluan lainnya ternyata sangat mempengaruhi kesehatan kita.

Terlepas dari mudahnya kita mengakses air bersih, jutaan penduduk dunia ternyata tidak memiliki akses akan air bersih untuk toilet. Saat ini, setidaknya 2.4 juta orang hidup tanpa memiliki toilet. Setiap hari, terdapat seribu anak meninggal karena penyakit yang disebabkan air terkontaminasi kotoran. 

Hal ini mempengaruhi kehidupan sosial dan kesehatan masyarakat. Masyarakat menjadi akan dengan mudah terserang penyakit, kekurang vitamin, kesulitan mendapatkan makanan bersih, dan kemiskinan pun terpelihara. 

Seperti yang disebutkan diatas, masalah kesehatan dan air bersih yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat, perlu adanya komitmen dan penangan khusus dari setiap masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan para pecinta lingkungan .

Masyarakat yang kekurangan air bersih juga membutuhkan sistem pengolahan tinja dan air bersih supaya terjadi perputaran ekosistem yang menjamin kesehatan penduduk. Tanpa adanya kontrol dan manajemen, pekerjaan tersebut akan sia sia, dan air bersih akan kembali terkontaminasi. 

Perserikatan Bangsa Bangsa dan Bank Dunia kini memperhatikan peranan penting toilet dalam mengurangi kemiskinan. Hal ini menjadi salah satu fokusan khusus dan tahun lalu mereka berkomitmen menginisiasi panel tinggi untuk membahas akses akan air bersih. 

Selain itu, bulan ini, para pemimpin dunia termasuk perwakilan PBB akan berkumpul di Chennai, India, untuk berdiskusi tentang toilet. Kemudian pada maret mendatang, seluruh dunia akan merayakan hari air. Akan banyak kegiatan sosial untuk menyuarakan keberadaan toilet berstandar dan akses air bersih. 

Ini menjadi kesempatan baik bagi seluruh penduduk dunia untuk menggelar aksi menjaga keseimbangan air bersih di bumi. Sebagai mahasiswa, kita difasilitasi dengan akses air dan toilet yang bersih dilingkungan kampus. Karenanya, yuk sama sama menjaga kebersihan toilet dan menghemat penggunaan air bersih.

Salam toilet



Adven FN Hutajulu
Departemen Teknik Material
Volunteer Global Citizen