Akhiri Masa Jabatan, Jangan Akhiri Persaudaraan

image
Purna tugas bukanlah sebuah akhir dari sebuah jalinan tali silaturrahim. Dan masa jabatan puluhan tahun tentunya menyisakan kesan tersendiri bagi mereka yang mengabdikan diri dalam sebuah instansi. Hal inilah yang dirasakan oleh para dosen maupun karyawan ITS yang telah memasuki masa pensiun. Sebagai penghargaan, Kampus ITS Manyar lantas menggelar acara pelepasan Purna Tugas Dosen dan Karyawan, Rabu (11/1).

Bertempat di auditorium Kampus ITS Manyar, acara ini dihadiri oleh seluruh dosen dan karyawan serta beberapa perwakilan mahasiswa Jurusan Diploma Teknik Sipil. Ada tiga dosen dan karyawan yang dilepas bersamaan pada hari itu. Yakni Ir Ami Asparini dan Ir Choirul Anwar selaku dosen, serta Amin Sutejo selaku karyawan atau laboran. Ketiganya telah mengemban amanah di ITS sejak 1985 hingga 2017 atau sekitar 32 tahun. 

Dalam sambutannya, Dr Machsus Fawzi ST MT selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Jurusan Diploma Sipil berharap, agar para dosen dan karyawan tetap menjalin silaturrahim meski telah pensiun. "Kekeluargaan itu jauh lebih baik. Jadi tetap jaga silaturrahim," ungkapnya. 

"Mengutip dari perkataan Imam Syafi'i, berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang," tambahnya. Machsus berharap agar para dosen dan karyawan yang telah purna tugas dapat menjalankan masa pensiun dengan penuh kebahagiaan. "Tetap dijaga kesehatannya, dan ibadahnya juga ditingkatkan," pesannya. 

Salah satu dosen, Ir Akhmad Yusuf Zuhdy PG Dip Plg menambahkan, adalah sebuah rasa syukur ketika kita dapat mengabdi hingga sampai waktu pensiun. "Umur kan tidak ada yang tahu. Syukur syukur bisa sampai pensiun. Pensiun dan umur itu gak ada korelasinya," tuturnya disertai gelak tawa.  


"Kita juga minta maaf yang sebesar-besarnya kalau mungkin ada salah. Kekeluargaan kita di sini tidak hanya sampai status pensiun saja. Kita masih tetap saudara," pungkasnya. Terakhir, acara ini ditutup dengan bersalam-salaman antar dosen dan karyawan, serta foto bersama. (mbi/akh)