Pendampingan UPBG ITS Antarkan Mahasiswa Menuju Pilmapres Nasional 2026
Oleh meilisa@its.ac.idSeptember 1, 2026Kategori: BERITA
Dilihat: 47
Pengajar bahasa Inggris UPBG ITS sekaligus mentor Pilmapres, Bapak Rizal Kuddah SPd MPd, memberikan arahan kepada kedua peserta yang akan mewakili ITS dalam Pilmapres 2026 (Sumber: Dokumentasi Direktorat Kemahasiswaan ITS)
Kampus ITS, GLC News — Pendampingan kemampuan komunikasi dan bahasa Inggris yang diberikan Unit Pusat Bahasa Global (UPBG) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi bagian dari persiapan mahasiswa menghadapi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres). Melalui pelatihan kemampuan verbal, public speaking, penyampaian gagasan, dan tanya jawab dalam bahasa Inggris, UPBG ITS mendukung mahasiswa dalam mempersiapkan salah satu aspek yang dinilai dalam tahapan seleksi Pilmapres.
Pengajar bahasa Inggris di UPBG ITS sekaligus mentor Pilmapres, Bapak Rizal Kuddah SPd MPd, menjelaskan bahwa UPBG berperan dalam mempersiapkan kemampuan komunikasi mahasiswa, khususnya dalam menyampaikan gagasan dan merespons pertanyaan dalam bahasa Inggris. Sementara itu, substansi ide gagasan mahasiswa dipersiapkan bersama dosen pembimbing.
“UPBG berkontribusi dalam melatih bagaimana mahasiswa yang berprestasi ini bisa menyampaikan idenya dalam bahasa Inggris, menjawab pertanyaan, melakukan tanya jawab, dan melakukan presentasi. Jadi, kami berfokus pada kemampuan verbal mahasiswa berprestasi tersebut,” jelas Bapak Rizal.
Pada Pilmapres 2026, UPBG ITS mendampingi Intan Fitri Hardyanti dari Departemen Teknologi Kedokteran pada kategori Sarjana dan Ishmatu Aulia Rizky Kirana dari Departemen Teknik Instrumentasi pada kategori Diploma. Keduanya terlebih dahulu meraih Juara I Pilmapres LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur 2026 dan berhak mewakili Jawa Timur pada tingkat nasional. Dalam rangkaian Pilmapres, mahasiswa mengikuti beberapa tahapan seleksi, mulai dari tingkat universitas, LLDIKTI, pemberkasan nasional, hingga seleksi nasional.
Pendampingan dilakukan secara luring melalui 10 kali pertemuan selama sekitar lima minggu. Kedua mahasiswa mengikuti latihan secara bersamaan dengan materi public speaking, questions and answers dalam bahasa Inggris, penyampaian ide atau gagasan kepada juri, presentasi, serta Leaderless Group Discussion (LGD) untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Menurut Bapak Rizal, “Dari yang awalnya mahasiswa masih terbata-bata berbicara, akhirnya mereka dapat menyampaikan gagasan dalam bahasa Inggris dengan lebih lancar,” ungkapnya. Selama sekitar lima tahun terakhir, beliau telah menjadi mentor bagi mahasiswa yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang Pilmapres.
Bapak Rizal Kuddah SPd MPd memberikan pendampingan kepada Muhammad Fakhrudin Zukhri dan I Putu Evan Priya Saguna dalam persiapan Pilmapres 2025 (atas), foto bersama keduanya dan jajaran UPBG ITS setelah meraih prestasi (bawah) (Sumber: Dokumentasi UPBG ITS)
Hasilnya, kedua mahasiswa berhasil melaju ke tingkat nasional. Pada Pilmapres Nasional 2026, Ishmatu Aulia Rizky Kirana berhasil meraih Juara III kategori Diploma, melanjutkan capaian sebelumnya sebagai Juara I tingkat LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur.
Peserta Pilmapres Nasional 2026 yang mewakili ITS, Ishmatu Aulia Rizky Kirana (kiri) dan Intan Fitri Hardyanti (kanan), selama rangkaian acara yang diselenggarakan di Universitas Multimedia Nusantara (Sumber: Dokumentasi Pribadi Peserta)
Pendampingan tersebut turut mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4, yakni Pendidikan Bermutu, melalui pengembangan kemampuan komunikasi, pembelajaran, dan berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, keterampilan komunikasi dan kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur menjadi bekal yang relevan dengan SDG 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan dunia profesional.
Bapak Rizal berharap pembinaan mahasiswa berprestasi dapat terus dilanjutkan melalui regenerasi dari setiap jenjang. Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan nonakademik dan kompetisi sebagai bagian dari pengembangan diri. Menurutnya, mahasiswa yang telah memperoleh pengalaman dalam berbagai kompetisi dapat menjadi mentor bagi mahasiswa berikutnya sehingga terbentuk regenerasi prestasi yang berkelanjutan di lingkungan ITS. (*)
Disusun oleh: Alzena Mayla Shabrina Redaktur: Unit Pusat Bahasa Global, ITS
Post Views:50
Hallo, Sobat Bahasa!! Ada yang bisa kami bantu terkait Kursus atau Tes di UPBG?