Program Kerja Strategis
Terbit pada
Jumat, 2 Oktober 2026
Tiga dekade berkarier di industri rekayasa tidak membuat Ir. Ganis Danandjati, IPM., ASEAN Eng. jauh dari almamaternya. Alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini justru menjadi penghubung antara kampus dan dunia kerja. Kini ia menjabat President Director PT Global Mandira Semesta dan PT Global Mandira Sakti di bawah Fajar Benua Group. Di saat yang sama, ia dipercaya memimpin Alumni Teknik Kimia ITS selama dua periode berturut-turut.
Selepas menamatkan S1 Teknik Kimia ITS, Ganis memulai karier di PT Fajar Benua Indopack pada 1995. Perusahaan ini adalah holding company Fajar Benua Group. Grup tersebut bergerak di bidang solusi rekayasa, manufaktur, fabrikasi, serta layanan EPC (Engineering, Procurement, Construction). Grup ini juga mengembangkan sumber daya manusia dan sistem informasi.
Kariernya terus menanjak. Pada 2019–2021, ia menjabat Vice President Director sekaligus Business Development and Engineering Director, sebelum dipercaya memimpin dua perusahaan di bawah grup tersebut. Ganis menjabat Ketua Umum Alumni Teknik Kimia ITS untuk periode 2020–2024, lalu kembali terpilih untuk periode 2024–2028. Di bawah kepemimpinannya, alumni lintas angkatan aktif terlibat dalam pengembangan departemen.
Pada 10 Mei 2025, ia memimpin pertemuan alumni yang membahas rencana pengembangan departemen, anggaran, dan renovasi fasilitas. Bagi Ganis, sinergi dosen, alumni, dan mahasiswa adalah kunci kemajuan Teknik Kimia ITS, yang genap berusia 65 tahun pada 2025. Dalam Reuni Akbar 65 Tahun Teknik Kimia ITS di Grha ITS, 16 November 2025, Ganis menyebut renovasi fasilitas departemen sebagai hasil gotong royong lintas angkatan. Atas kiprahnya, ITS menganugerahinya Anugerah Wira Adhiwasesa pada 2023.
Kepedulian alumni juga diwujudkan lewat dukungan finansial. Pada 13 Oktober 2024, Ganis menyerahkan dana abadi dari Alumni Teknik Kimia ITS kepada Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati. Dana tersebut dihimpun dari donasi dan iuran anggota, ditambah hasil penggalangan dana lewat Golf Tournament Tugu Pahlawan Master 2024. Manfaatnya tidak terbatas pada mahasiswa Teknik Kimia. Seluruh mahasiswa ITS dapat mengaksesnya melalui tiga program beasiswa dana abadi.
Menurut Ganis, ratusan mahasiswa Teknik Kimia ITS telah menerima beasiswa dari alumni, termasuk akses jaringan industri untuk kerja praktik. “Inilah bukti bahwa alumni Teknik Kimia ITS selalu kembali untuk memberi manfaat,” ujarnya. Peran Ganis sebagai jembatan terlihat dalam Focus Group Discussion bertema “Perkembangan Ilmu Teknik Kimia di Masa Mendatang” pada 11 November 2022. Forum ini mempertemukan alumni dari kalangan praktisi industri, pemerintahan, dan akademisi untuk membahas peta jalan industri dan evaluasi kurikulum.
Tujuannya, kata Ganis, agar “ada keterkaitan antara perguruan tinggi dan industri dalam mempersiapkan lulusan.” Ia menilai industri berubah sangat cepat, sehingga lulusan teknik kimia kini juga dituntut menguasai soft skill. Materi pembelajaran pun perlu disesuaikan agar lulusan siap bersaing secara global. Kiprahnya meluas hingga tingkat nasional. Sebagai Wakil Ketua Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia (BKK PII), Ganis terlibat menyusun Body of Knowledge Teknik Kimia Indonesia, yaitu peta kompetensi insinyur kimia nasional. Ia dijadwalkan memimpin BKK PII pada periode 2027–2030. Ganis juga mendorong industri kimia yang lebih ramah lingkungan, termasuk lewat dekarbonisasi dan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Bagi Ganis, ITS adalah kampus perjuangan yang berlandaskan semangat 10 Nopember. Semangat itu pula yang ia titipkan kepada mahasiswa.
Ia berpesan agar mahasiswa tidak ragu dan tidak mudah menyerah dalam menempuh studi maupun membangun karier. Alumni, katanya, akan selalu hadir untuk mendukung adik-adik tingkatnya.