Tentang
Terbit pada
Jumat, 30 Oktober 2026

Surabaya, FTEIC ITS – Teknik Biomedik menyelenggarakan Seminar Mental Health yang bernama “Seminar Inside Out 2026” pada Rabu, 28 Oktober 2026 di Multifunction Hall, Tower 2 ITS. Seminar ini mengambil tema “It’s Okay to Not Be Okay: Learning to Understand Ourselves”. Tema ini mengajak mahasiswa untuk memahami dan menerima berbagai emosi yang muncul di tengah kehidupan perkuliahan. Melalui tema ini, peserta diajak untuk mengenali dan menerima perasaannya tanpa menghakimi diri sendiri, memberikan ruang untuk beristirahat ketika dibutuhkan, serta belajar menghadapi proses perkuliahan dengan lebih peduli terhadap diri sendiri.
Kegiatan ini diwajibkan untuk Mahasiswa Teknik Biomedik ITS angkatan 2025 dan 2026. Kegiatan ini mengundang dua pemateri dengan materi yang berbeda. Pemateri pertama merupakan Fatimatuzzakiyah, S.Psi, M.Psi., Psikolog Klinis Medical Center ITS dan dr. Zain Budi Syulthoni, Sp.KJ, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa atau Psikiater. Acara dimulai dengan mengerjakan form Skrining Psikologi yang dipandu oleh tim dari Medical Center ITS. Kemudian dilanjut dengan pemaparan sesi pertama.
Sesi pertama mengundang Fatimatuzzakiyah, S.Psi., M.Psi, yang membawakan materi berjudul “Nggak Harus Kuat Terus: Merawat Diri di Tengah Dunia Perkuliahan”. Pada sesi ini, pemateri berusaha untuk menyadarkan peserta bahwa mereka tidak harus selalu kuat, produktif, dan mampu menghadapi semuanya sendiri. Peserta akan diajak untuk mengenali batas diri, memahami kebutuhan emosional, dan menerapkan bentuk-bentuk self-care yang sehat tanpa merasa bersalah. Sesi ini juga menekankan bahwa merawat diri bukan berarti menyerah, melainkan memberikan ruang bagi diri untuk beristirahat agar dapat kembali melangkah dengan lebih baik. Di akhir acara, dilakukan sesi QnA, peserta dipersilahkan bertanya secara langsung kepada pemateri atau dapat menuliskan pertanyaan melalui link dan identitasnya tidak ketahui. Hal ini dilakukan supaya peserta merasa leluasa dan aman untuk bertanya kepada pemateri tanpa harus diketahui identitasnya.
Selanjutnya sesi kedua dibawakan oleh Dr. Zain Budi Syulthoni, Sp.KJ dengan topik “Bangkit di Tengah Luka: Menemukan Harapan untuk Melangkah”. Sesi ini mengajak mahasiswa untuk memahami dan menerima berbagai pengalaman sulit yang mereka hadapi, sekaligus menemukan harapan dan kekuatan untuk kembali melangkah. Peserta akan diajak untuk mengenali perasaan, menerima proses, dan menyadari bahwa setiap luka tidak harus menjadi akhir, tetapi dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk bertumbuh. Pada akhir sesi juga dilakukan QnA yang memungkinkan peserta untuk bertanya secara langsung atau mengisi link dan identitasnya tidak diketahui.
Sesi diakhiri dengan Special Performance dari Genomic Groove, band yang berisikan Mahasiswa Teknik Biomedik angkatan 2023. Genomic Groove membawakan lagu-lagu yang menenangkan dan memberi harapan serta semangat bagi Mahasiswa Teknik Biomedik dalam menghadapi dunia perkuliahan. (Humas – Ny)